Kulemparkan pandanganku ke luar jendela di sampingku. Di balik pagar sekolah yang menjulang terlihat pepohonan yang besar dan rimbun.
Aku sedikit tergiur melihat buah rambutan yang bergelantungan di salah satu pohon. Tapi aku jadi ngerasa konyol saat sadar kalo ini masih jam pelajaran. Bukannya menyimak materi bahasa indonesia yang -entah bagaimana - bisa dijelaskan dengan full spirit oleh Bu Dwi, aku malah sibuk melamun.
Masalahnya, saat ini aku emang udah kehabisan selera untuk menelan materi2 pelajaran.
Masih jam ke-7,jam terakhir untuk kelasku. Meski sebentar lagi aku bisa menghirup udara bebas, tapi mood-ku udah terlanjur down. Apalagi jam pertama tadi, aku udah cukup frustasi karena dicekoki 10 butir soal integral yang memerlukan waktu lebih dari 2 jam untuk menyelesaikannya....
Sunday, March 2, 2008
Sumpek
Terlalu banyak duri yang tertanam
terlalu banyak getah yang melekatkan
Tak ada lagi ruang untuk berbaring,dan bernafas lega
Terlalu panjang bkisah sulit ini...
Tak ada waktu lagi...
terlalu banyak getah yang melekatkan
Tak ada lagi ruang untuk berbaring,dan bernafas lega
Terlalu panjang bkisah sulit ini...
Tak ada waktu lagi...
Tuesday, February 26, 2008
Stupid education...
3 tahun kita belajar.
Puluhan mata diklat dijejalkan ke dalam otak kita tanpa peduli muat atau tidak.
Ratusan kompetensi harus kita telan dan wajib diolah menjadi suatu bentuk energi baru dalam diri kita yang kelak diharapkan bisa membawa kita kepada kesuksesan.
Sukses...
hh...memangnya apa sih ukuran kesuksesan?
Apakah dengan otak yang penuh dengan doktrin beserta selembar kertas bertitel "ijazah" itu sudah pasti mengantarkan manusia kepada kesuksesan?
Lalu bagaimana dengan orang- orang yang nggak lulus ujian nasional?
Apa kerja keras mereka belajar selama bertahun- tahun itu sia- sia?
Huhh,nggak adil!
3 tahun bukanlah waktu yang singkat untuk mencerna ratusan materi yang masih terdiri dari berbagai teori dan rumus- rumus itu. Lalu apakah adil kalau penghargaan atas usaha keras itu hanya ditentukan dalam waktu kurang dari seminggu saat ujian Nasional?
Soal- soal yang keluar di UN adalah buatan Dinas, lalu apa mereka tau kemampuan masing- masing siswa secara personal?
Key, da standar kompetensi dari pusat. Tapi Dinas pusat hanya tau sikon dalam lingkup umum. Cuma guru yang mengajar di sekolah yang tau tingkat kemampuan siswa, jadi seharusnya beliau- beliau itulah yang seharusnya menguji siswa- siswa mereka, bukan orang lain.
Monday, February 18, 2008
Rain...
Akhh!!!!!
Benarkah ada hujan yang lahir tanpa membunuh awan?
Adakah ketulusan yang tak bernoda kebusukan?
Ketika awan sebagai mahkota yang meneduhkan,gugur menjadi percikan^^ yang jatuh ke bawah,ke ruang tempat s'gala hina...
Benarkah ada hujan yang lahir tanpa membunuh awan?
Adakah ketulusan yang tak bernoda kebusukan?
Ketika awan sebagai mahkota yang meneduhkan,gugur menjadi percikan^^ yang jatuh ke bawah,ke ruang tempat s'gala hina...
Thursday, June 21, 2007
Aku ingin jadi Bintang...
Aku ingin jadi bintang bagi semua orang.Aku ingin orang merasa membutuhkanku.
Aku ingin...
Achh....Aku nggak tahu gimana mengungkapkan semua yang ada di kepalaku!!!!!!!!
Begitu banyak dan menyesakkan.................
Aku ingin...
Achh....Aku nggak tahu gimana mengungkapkan semua yang ada di kepalaku!!!!!!!!
Begitu banyak dan menyesakkan.................
Renungkanlah......
Rasanya, dunia ini hanyalah sebuah ruang yang menyesakkan,Hanya para manusia yang telah terkontaminasi racun zaman saja yang bisa mengepakkan sayap kebebasan.
Sedang para makhluk dari dimensi lain sepertiku, hanya bisa hidup dalam kolong2 yang tak terjamah, berpacu dengan ajal yang entah kapan mengundang tanpa sempat merasakan gemerlapnya bumi sekarang.
Akankah ada satu dari mereka yang peduli?
Akankah ada satu dari kami beruntung?
Apakah ada di hati mereka sebuah keprihatinan?Hidup begitu luas,kawan.Masih banyak yang membutuhkan kepedulian selain gemerlapnya hidup kalian..........
Lihat!!Tengoklah ke bawah,ke tanah dimana kalian berpijakKe bumi dimana hidup kita berasal...
Dan kau akan tau kalau kau sebenarnya dibutuhkan,bahwa kau sebenarnya terlalu terbuai atmosfer di atasmu daripada bumi tempatmu berpijak...
Dan...renungkanlah....
Sedang para makhluk dari dimensi lain sepertiku, hanya bisa hidup dalam kolong2 yang tak terjamah, berpacu dengan ajal yang entah kapan mengundang tanpa sempat merasakan gemerlapnya bumi sekarang.
Akankah ada satu dari mereka yang peduli?
Akankah ada satu dari kami beruntung?
Apakah ada di hati mereka sebuah keprihatinan?Hidup begitu luas,kawan.Masih banyak yang membutuhkan kepedulian selain gemerlapnya hidup kalian..........
Lihat!!Tengoklah ke bawah,ke tanah dimana kalian berpijakKe bumi dimana hidup kita berasal...
Dan kau akan tau kalau kau sebenarnya dibutuhkan,bahwa kau sebenarnya terlalu terbuai atmosfer di atasmu daripada bumi tempatmu berpijak...
Dan...renungkanlah....
Renungkanlah......
Rasanya, dunia ini hanyalah sebuah ruang yang menyesakkan,Hanya para manusia yang telah terkontaminasi racun zaman saja yang bisa mengepakkan sayap kebebasan.
Sedang para makhluk dari dimensi lain sepertiku, hanya bisa hidup dalam kolong2 yang tak terjamah, berpacu dengan ajal yang entah kapan mengundang tanpa sempat merasakan gemerlapnya bumi sekarang.
Akankah ada satu dari mereka yang peduli?
Akankah ada satu dari kami beruntung?
Apakah ada di hati mereka sebuah keprihatinan?Hidup begitu luas,kawan.Masih banyak yang membutuhkan kepedulian selain gemerlapnya hidup kalian..........
Lihat!!Tengoklah ke bawah,ke tanah dimana kalian berpijakKe bumi dimana hidup kita berasal...
Dan kau akan tau kalau kau sebenarnya dibutuhkan,bahwa kau sebenarnya terlalu terbuai atmosfer di atasmu daripada bumi tempatmu berpijak...
Dan...renungkanlah....
Sedang para makhluk dari dimensi lain sepertiku, hanya bisa hidup dalam kolong2 yang tak terjamah, berpacu dengan ajal yang entah kapan mengundang tanpa sempat merasakan gemerlapnya bumi sekarang.
Akankah ada satu dari mereka yang peduli?
Akankah ada satu dari kami beruntung?
Apakah ada di hati mereka sebuah keprihatinan?Hidup begitu luas,kawan.Masih banyak yang membutuhkan kepedulian selain gemerlapnya hidup kalian..........
Lihat!!Tengoklah ke bawah,ke tanah dimana kalian berpijakKe bumi dimana hidup kita berasal...
Dan kau akan tau kalau kau sebenarnya dibutuhkan,bahwa kau sebenarnya terlalu terbuai atmosfer di atasmu daripada bumi tempatmu berpijak...
Dan...renungkanlah....
Subscribe to:
Posts (Atom)
